Hampir semua orang tahu warna memengaruhi emosi—tapi yang jarang dibahas adalah saturasi, bukan sekadar warna. Dua warna yang sama bisa memberikan efek emosional berbeda hanya karena tingkat saturasinya.
Warna rendah saturasi (muted tones) seperti sage, dusty blue, dan clay menciptakan ketenangan karena otak tidak perlu bekerja keras menyeimbangkan kontras visual. Sebaliknya, warna dengan saturasi tinggi mempercepat detak jantung dan meningkatkan kewaspadaan.
Itulah sebabnya ruang kerja cocok memakai warna netral–dingin, sementara ruang bermain anak aman menggunakan warna cerah. Untuk rumah kecil, saturasi rendah sangat dianjurkan karena mengurangi kelelahan visual.
Dengan mengatur saturasi, kita dapat mengatur “energi” ruangan tanpa perlu renovasi besar.