December 24, 2025
Dunia desain interior baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah konsep yang sangat sederhana namun provokatif: Unexpected Red Theory. Teori ini menyatakan bahwa menambahkan satu elemen berwarna merah ke sebuah ruangan—di mana warna tersebut secara teknis tidak “cocok” dengan palet warna yang ada—justru akan membuat ruangan tersebut terlihat jauh lebih baik, lebih […]
December 24, 2025
Selama berabad-abad, manusia hidup selaras dengan siklus matahari. Kita bangun saat fajar menyingsing dan beristirahat saat kegelapan tiba. Namun, di era modern ini, kita menghabiskan hampir 90% waktu kita di dalam ruangan di bawah paparan cahaya buatan yang statis. Dampaknya? Gangguan tidur, stres kronis, dan penurunan produktivitas. Inilah mengapa Circadian […]
December 18, 2025
Cermin sering dianggap sebagai “alat ajaib” dalam interior untuk membuat ruangan tampak dua kali lebih luas. Namun, ada sisi gelap yang jarang dibahas: The Mirror Paradox. Penempatan cermin yang tidak strategis secara psikologis dapat meningkatkan tingkat stres, merusak fokus, bahkan memicu kecemasan tentang citra tubuh (body image). 1. Kelelahan Kognitif […]
December 18, 2025
Bagi mereka yang tinggal di apartemen mikro atau rumah minimalis lahan sempit, musuh terbesarnya bukanlah kurangnya barang, melainkan rasa “sesak secara visual”. Otak manusia secara insting merasa terperangkap ketika pandangan horizontal terhalang oleh tumpukan furniture. Solusinya bukan membuang barang, melainkan menerapkan Vertical Sanctuary. 1. Efek “Sky-High”: Mengalihkan Pandangan ke Atas […]
December 17, 2025
Kita hidup di budaya yang memuja kesempurnaan. Kita ingin meja yang tidak pernah tergores, sofa yang tidak pernah kempes, dan lantai yang selalu mengkilap. Namun, obsesi terhadap kesempurnaan fisik ini justru menciptakan tekanan psikologis yang tidak terlihat. Di sinilah konsep Sustainable Decay (Penuaan Berkelanjutan) menjadi penting. Diambil dari filosofi Jepang […]
December 17, 2025
Sebuah ruang tamu atau ruang keluarga adalah panggung interaksi sosial. Kita menghabiskan banyak uang untuk sofa yang mewah, tetapi kita jarang memikirkan bagaimana penataan kursi dan furniture memengaruhi kualitas komunikasi yang terjadi di dalamnya. Inilah yang disebut Social Ergonomics—disiplin ilmu yang mempelajari bagaimana desain ruang mempengaruhi interaksi sosial, konflik, dan […]
December 11, 2025
Dalam bahasa Jepang, ada kata yang indah dan puitis: Komorebi (木漏れ日). Ini menggambarkan efek visual dari sinar matahari yang menyaring melalui dedaunan pohon, menciptakan pola bayangan bergerak yang dinamis dan menenangkan. Fenomena ini jarang diterapkan dalam desain interior, padahal *Komorebi* adalah kunci untuk menciptakan kedamaian visual di dalam ruangan. Interior […]
December 11, 2025
Di era digital, pekerjaan kita didominasi oleh stimulasi visual dan auditori. Namun, otak manusia berevolusi sebagai makhluk taktil—kita belajar dan mengingat melalui sentuhan. Haptic Memory adalah jenis memori yang terbentuk melalui sensasi sentuhan. Dalam desain interior, kita menyebutnya Haptic Design—merancang ruangan yang menarik secara taktil. Ketika Anda bekerja, tangan Anda […]
December 10, 2025
Ketika memasuki sebuah ruangan, indra pertama yang bereaksi, bahkan sebelum mata, adalah indra penciuman. Kita sering mengasosiasikan ruang dengan wewangian buatan (parfum ruangan, lilin aromaterapi), namun, kita lupa bahwa furniture itu sendiri adalah sumber aroma yang paling stabil dan memiliki dampak psikologis terdalam. Fenomena ini disebut “Aroma-Interior”. Aroma alami furniture, […]