Dalam interior profesional, desainer hampir selalu menyisakan “silent corners”—sudut yang tidak diisi dekorasi, tidak diberi warna kontras, dan sengaja dibiarkan kosong. Ruang ini bukan pemborosan, melainkan mekanisme stabilisasi visual.
Silent corners membuat mata beristirahat. Ruangan yang penuh dekorasi tanpa ruang kosong justru membuat penghuni cepat lelah dan gelisah. Penelitian desain visual menunjukkan bahwa 15–20% area kosong adalah proporsi ideal untuk kenyamanan.
Dibiarkan kosong, sudut ini menjadi buffer visual, memperkuat estetika area yang ingin ditonjolkan. Tanpa sudut ini, seluruh ruangan seperti berteriak bersamaan—cantik tapi melelahkan.